menahun kutunggu kata-kata yang merangkum semua....
dan kini kuharap kudimengerti, walau sekali saja...
peluk....
tiada yang tersembunyi..tak perlu mengingkari rasa sakitku, rasa sakitmu...
inilah kejujuran, tiada lagi alasan, perih adanya namun ini jawabnya
lepaskanku segenap jiwamu , tanpa harus ku berdusta
karena kaulah satu yang kusayang
dan tak layak kau didera.....
sadari diriku pun kan sendiri di dini hari yang sepi
tetapi apalah arti bersama, berdua, namun semu semata
tiada yang terobati di dalam peluk ini rasakan semua, sebelum kau kulepas selamanya
tak juga kupaksakan setitik pengertian, namun ini adanya...CINTA YANG TAK LAGI SAMA...
sepesial tengs tu dewi lestari
Selasa, 07 April 2009
Rabu, 04 Maret 2009
play rough on me? i don't think so, buddy!!!!
hari ini, kesekian kalinya aku dapat perlakuan tidak menyenangkan... i'm trying my best to remain calm... but i think it will be the last...
sometimes... what other people done to you is a reflection of you. You soar fire, you'll get the fire back...
is this what happen to me? mmm...mmm..mm, i might be a little unpleasant sometimes... and for that case, I AM the one that sould change, I AM the one who need to appologize... And i believe i would do that... i am sorry....
but this? this human (we should name it man or woman , but i prefer not to ;) ) behaviour is so annoying. Not everytime, it just happen when this human didn't get what he want.
Once he had a dissapoint momment, he will blame other, act roughly to anyone...including ME.
Me? Yes me. i'm the one who used to support this human in everything(except money, hehe). Me, the one who stay with him when other didn't.
Actually i really want to take a calculator and calculate our relationship in numbers of point, (again, not money) . Tapi kata orangtua, ga boleh hitung-hitungan kan? hehehehe... of course i wouldn't... i just wanna compare what we both give each other... (yeee..sama aja kaleeee)
The most important thing in a relationship with other is a comfortness, right? At the begining, honestly i've been pushed my self too hard to accept this human as a friend. He was so kind, a little annoying, but very kind.
Now, i've made my decisions... No one have the right to play rough on me when i do nothing the same on them. If it is a habbit then there's nothing i can do to make it better.
So, everybody... i will tell him not to, and then i will say good bye
sometimes... what other people done to you is a reflection of you. You soar fire, you'll get the fire back...
is this what happen to me? mmm...mmm..mm, i might be a little unpleasant sometimes... and for that case, I AM the one that sould change, I AM the one who need to appologize... And i believe i would do that... i am sorry....
but this? this human (we should name it man or woman , but i prefer not to ;) ) behaviour is so annoying. Not everytime, it just happen when this human didn't get what he want.
Once he had a dissapoint momment, he will blame other, act roughly to anyone...including ME.
Me? Yes me. i'm the one who used to support this human in everything(except money, hehe). Me, the one who stay with him when other didn't.
Actually i really want to take a calculator and calculate our relationship in numbers of point, (again, not money) . Tapi kata orangtua, ga boleh hitung-hitungan kan? hehehehe... of course i wouldn't... i just wanna compare what we both give each other... (yeee..sama aja kaleeee)
The most important thing in a relationship with other is a comfortness, right? At the begining, honestly i've been pushed my self too hard to accept this human as a friend. He was so kind, a little annoying, but very kind.
Now, i've made my decisions... No one have the right to play rough on me when i do nothing the same on them. If it is a habbit then there's nothing i can do to make it better.
So, everybody... i will tell him not to, and then i will say good bye
buat adek kemal
sayang....mama kangen sekali.....
sendirian di rumah, ga ada adek sepi banget deh...
inget adek kalo lagi lari-lari...
(bola-bola pada nganggur tuh di rumah)
wondering adek lagi apa disana...
sudah maem belum...
sehatkah... bahagiakah....
as we know, dear son....
you'll handled with care and love, ada eyang, tante usi, mama nino, mbak dira and bapak agus (walopun lwt tlp doang)
there's nothing to worry about...
i just feel so empty...
mama jadi mellow....hehehehe.....
moga2 semua cepet beres...kita bisa ketemu lagi...
pengennya mama yang kesana, jemput adek....kita liat aja ya sayang...
jagain eyang dan mbak dira ya dek... jagoan mama gitu loh...
hepi hepi disana ya le... CU, mwuah
mamayupi
Selasa, 10 Februari 2009
untukmu (chapter 2), aku memaafkanmu

aku mempersiapkan peperangan denganmu
tak terbayang betapa sengit akan terjadi....
tapi...apa yang akan kudapat darimu...?
kau tak punya apapun... keberanian, jati diri, tanggung jawab...
kau miskin segalanya....
rasanya aku lebih berpunya darimu... :D
akhirnya aku tau, perang ku adalah bukan denganmu
aku berperang dengan nurani....
bertempur dengan suara-suara dalam hati
suara yang meneriakkan namamu penuh kesumat...
suara yang memintaku menghunus pedang tajam padamu...
tapi sekali lagi, aku lebih kaya darimu
aku masih punya keberanian untuk berdiri sendiri...bertanggungjawab akan laku hidupku...
sebuah kesadaran untuk menyadari bahwa kau tak lagi layak untuk dimintai...
and more over, KERELAAN UNTUK MENYANTUNIMU dengan sebuah MAAF...
aku memaafkanmu, dan aku memenangkan pertarungan dengan diriku...
akulah pemenang!
Rabu, 04 Februari 2009
untukmu (chapter 1)
hanya mengendus kembali aromamu saja,
mampu membakar jiwa....
mengoyak luka yang belum kering...
mengingatkan kembali sakit itu, perih itu, ngilu...
Kehidupan seperti apa yang kau jalani kini?
Menyenangkan kah...?
Aku marah, marah pada ketidakadilanmu...
ketidakpedulianmu, pengkhianatanmu, kepengecutanmu...
Dimana ADIL? Apakah ini adil jika aku menanggung derita sendirian, tanpa sesuatu untuk berpegang, berdiripun sulit...tuna daya...berdarah-darah...
Berjuang melawan dunia, memperjuangkan hidup, untuk terus dapat sekedar bernafas...
Sementara kamu, ada dimana?
Senin, 08 Desember 2008
sang dewi
walaupun dirimu tak bersayap, ku akan percaya
kau mampu terbang bawa diriku tanpa takut dan ragu
walaupun kau bukan titisan dewa, ku tak kan kecewa
karena kau jadikanku sang dewi dalam taman surgawi...
many thanks to mbak Titi DJ for this meaningfull lyrics...
kau mampu terbang bawa diriku tanpa takut dan ragu
walaupun kau bukan titisan dewa, ku tak kan kecewa
karena kau jadikanku sang dewi dalam taman surgawi...
many thanks to mbak Titi DJ for this meaningfull lyrics...
Senin, 24 November 2008
Aku Sudah Bilang IYA
Akhirnya aku bilang IYA.
Setelah berbulan-bulan alergi dengan itu, hehehehehe......
He ask me before, and i said no, so many times. I was afraid of many things. Takut nanti ketemu yang lebih baik, ketemu yang ternyata beneran SOULMATE... takut bosen, takut nggak cocok, takut banyak masalah yang mungkin akan terjadi.....
And one thing that made me keep said no : he is not good enough for me!
he's not my type, at all.... Pendidikan, wawasan, pengalaman.... Jauh banget dari semua laki2 yang pernah bersamaku... Apalagi sama "si busuk" itu, jauuuuuuuuuuuuuuuuuh........
Yang bikin aku bertahan untuk gak jauh-jauh dulu darinya : my son need a man figure.... lumayan lah kalo ada om di deketnya... ;)
Suatu pagi, entah kenapa i really need someone beside me. Rada ga kuat menopang hidup sendirian... Pengen ada teman, pengen "melarikan diri" dari hidup yg seperti ini.
Diskusi sama teman, solusinya memang menikah. Liat2 website2 tentang pernikahan untuk muslim... ini ih dapetnya:
QS. An Nur : 32 " Dan kawinlah orang-orang yang sendirian di antara kamu. Dan orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya"
QS. Ar Rum : 21 " Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."
Menikah adalah karunia Allah yang membawa kenikmatan, kemuliaan dan membawa berkah. Bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda ; "Menikah adalah sunnahku. Barangsiapa tidak menyukai sunnahku maka ia bukan dari golonganku "
Masih banyak lagi yang lain.... Gosh! I DO believe Janji ALLAH, kalo memang ada yg mengajak ke arah kebaikan, kenapa enggak?
Sudahlah, ga usah macem2 lagi... Kemarin hari minggu, abis pulang kondangan ke rumah temen, I FINALLY SAY YES. Sebelnya, dia nggak percaya.... Aku udah terlalu sering mempermainkan perasaannya. Maaf yaaa.... Tapi ini beneran, aku mau. Tapi aku nggak mau buru-buru, nggak mau heboh2...biasa aja....
Anehnya, setelah bilang itu, ga ada perasaan2 ga enak yang kemaren2 dikawatirkan. (itu lho...perasaan takut salah ambil keputusan...mirip2 kalo kita abis beli baju dan ternyata toko sebelah koleksinya lebih bagus2...hehehehe :p....)
Smooth aja....pokoke percaya, kalo Allah kasih ini sebagai jalan untuk lebih dekat kepadaNya, pasti semuanya berjalan baik.
Mudah-mudahan kalo sekarang calon suami keliatan jelek, setelah makin kenal, Allah akan bukakan mataku akan kebaikan2nya... amien.... Toh, aku juga jauh dari sempurna...sombong amat kalo banding2in diri sama dia...
Orang bilang, nikah itu adalah masalah baru yang harus dihadapi dst dsb.... Yaaa gapapa.... Yuk mari kita hadapi..... Hehehehe
Ini udah H+2 setelah bilang iya. So far sih ga ada apa2....moga2 nggak deh....
Ya Allah, jika ini kehendakMu, maka mudahkanlah.... Jika kami mendahului kehendakMu, let us know sooner.... Kami percaya dan iklhaskan semuanya.....
See ya!
Langganan:
Postingan (Atom)