Rabu, 04 Februari 2009

untukmu (chapter 1)


hanya mengendus kembali aromamu saja,
mampu membakar jiwa....
mengoyak luka yang belum kering...
mengingatkan kembali sakit itu, perih itu, ngilu...

Kehidupan seperti apa yang kau jalani kini?
Menyenangkan kah...?

Aku marah, marah pada ketidakadilanmu...
ketidakpedulianmu, pengkhianatanmu, kepengecutanmu...

Dimana ADIL? Apakah ini adil jika aku menanggung derita sendirian, tanpa sesuatu untuk berpegang, berdiripun sulit...tuna daya...berdarah-darah...
Berjuang melawan dunia, memperjuangkan hidup, untuk terus dapat sekedar bernafas...

Sementara kamu, ada dimana?

Tidak ada komentar: