Senin, 08 Desember 2008

sang dewi

walaupun dirimu tak bersayap, ku akan percaya
kau mampu terbang bawa diriku tanpa takut dan ragu
walaupun kau bukan titisan dewa, ku tak kan kecewa
karena kau jadikanku sang dewi dalam taman surgawi...

many thanks to mbak Titi DJ for this meaningfull lyrics...




Senin, 24 November 2008

Aku Sudah Bilang IYA


Akhirnya aku bilang IYA.

Setelah berbulan-bulan alergi dengan itu, hehehehehe......

He ask me before, and i said no, so many times. I was afraid of many things. Takut nanti ketemu yang lebih baik, ketemu yang ternyata beneran SOULMATE... takut bosen, takut nggak cocok, takut banyak masalah yang mungkin akan terjadi.....

And one thing that made me keep said no : he is not good enough for me!

he's not my type, at all.... Pendidikan, wawasan, pengalaman.... Jauh banget dari semua laki2 yang pernah bersamaku... Apalagi sama "si busuk" itu, jauuuuuuuuuuuuuuuuuh........

Yang bikin aku bertahan untuk gak jauh-jauh dulu darinya : my son need a man figure.... lumayan lah kalo ada om di deketnya... ;)

Suatu pagi, entah kenapa i really need someone beside me. Rada ga kuat menopang hidup sendirian... Pengen ada teman, pengen "melarikan diri" dari hidup yg seperti ini.

Diskusi sama teman, solusinya memang menikah. Liat2 website2 tentang pernikahan untuk muslim... ini ih dapetnya:

QS. An Nur : 32 " Dan kawinlah orang-orang yang sendirian di antara kamu. Dan orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya"

QS. Ar Rum : 21 " Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir."

Menikah adalah karunia Allah yang membawa kenikmatan, kemuliaan dan membawa berkah. Bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda ; "Menikah adalah sunnahku. Barangsiapa tidak menyukai sunnahku maka ia bukan dari golonganku "

Masih banyak lagi yang lain.... Gosh! I DO believe Janji ALLAH, kalo memang ada yg mengajak ke arah kebaikan, kenapa enggak?

Sudahlah, ga usah macem2 lagi... Kemarin hari minggu, abis pulang kondangan ke rumah temen, I FINALLY SAY YES. Sebelnya, dia nggak percaya.... Aku udah terlalu sering mempermainkan perasaannya. Maaf yaaa.... Tapi ini beneran, aku mau. Tapi aku nggak mau buru-buru, nggak mau heboh2...biasa aja....

Anehnya, setelah bilang itu, ga ada perasaan2 ga enak yang kemaren2 dikawatirkan. (itu lho...perasaan takut salah ambil keputusan...mirip2 kalo kita abis beli baju dan ternyata toko sebelah koleksinya lebih bagus2...hehehehe :p....)
Smooth aja....pokoke percaya, kalo Allah kasih ini sebagai jalan untuk lebih dekat kepadaNya, pasti semuanya berjalan baik.

Mudah-mudahan kalo sekarang calon suami keliatan jelek, setelah makin kenal, Allah akan bukakan mataku akan kebaikan2nya... amien.... Toh, aku juga jauh dari sempurna...sombong amat kalo banding2in diri sama dia...

Orang bilang, nikah itu adalah masalah baru yang harus dihadapi dst dsb.... Yaaa gapapa.... Yuk mari kita hadapi..... Hehehehe

Ini udah H+2 setelah bilang iya. So far sih ga ada apa2....moga2 nggak deh....

Ya Allah, jika ini kehendakMu, maka mudahkanlah.... Jika kami mendahului kehendakMu, let us know sooner.... Kami percaya dan iklhaskan semuanya.....

See ya!


Selasa, 12 Agustus 2008

simple happiness


kadang, aku ingin berarti bagi sesama. bukan pujian, bukan terimakasih. i just love that feel.

i love it when a friend told me he had called by a company for an interview session, based on the application letter i've made. kalopun ga diterima, gapapa ya bro. kamu kan udah berusaha.

i love to be a "cheerleaders" when somenone struggle for their life and witness them to their success.

it always lovely to fight for a friend. GOD, thanks for this simple happiness.

Rabu, 06 Agustus 2008

:(

pengen sekali bikin orang rumah bahagia....tentram.... kapan waktunya yaaaa? masa bisanya ngrepotin mulu....

tentang seorang teman

ada seorang teman, SHE IS SO DAMN CRUEL!!!

pertama ktemu enggak terlalu suka. judes banget, sok kuasa. ramahnya cuma sama cowok. plis deh.... waktu itu aku masih anak baru. i try to be positive, mungkin itu baru luarnya aja. aku lihat sih , kadang keluar juga baiknya, ketawanya. okey, she is not a person i thougt before.Mi think i start to like her.

one day we have a conversation, about a man that we both know a deeper well. she told me a story. aku (dengan begonya) juga cerita tentang sesuatu yang harusnya nggak perlu orang lain tau, wong ya udah ga ada apa2 lagi. di akhir percakapan aku pesen kalo cerita ini sampe disini aja, ga utk orang lain. dia bilang oke.

sekarang, aku tau kalo cerita itu sudah menyebar ke segala penjuru... masih pake embel2 ngatain aku gampangan...sialan!!!

pernah juga, aku sharing sesuatu yang agak prinsip. sepertinya dia dewasa, bisa dipercaya, bisa menelaah sesuatu dengan bijak. pada saat itu memang kata2nya sangat bijak, masukannya juga oke. aku menanggap obrolan ini sudah selesai....

sekarang,aku tau kalo ternyata yang dia tangkap adalah: aku bersedia melepaskan sesuatu yang prinsip demi mengejar sebuah kedudukan. kuprit!!!

apa caraku cerita salah yaaaa.....

lagi, aku dekat dengan seorang teman... untuk ukuran dia (dan ukuranku, hehehehe) memang di bawah rata-rata. i have a problem with that man...i'm trying to escape from him. tapi itu urusanku, urusan pribadiku. ga perlu lah, ditambah omongannya yang kemana-mana : yang katanya aku muna, di luar bilang ga mau, tapi kenyataannya mau. ga usah juga ditambah menjelek2kan orang itu. emang jelek sih :D tapi hatinya baik kok.... dan juga ga pernah jahat sama dia....

lagi, ini yang bikin sedih dan nelangsa... tentang anakku. Astaghfirullah...aku nggak pernah malu punya anakku. Apapun jalan hidup yang aku ambil sekarang...bukan urusan dia kan? Aku juga ga pernah yang munafik ato ngumpetin anakku... Memangnya aku juga minta uang untuk beli susu dan pampers sama dia... Kemal adalah anugerah buat aku, buat keluarga kami, darimanapun datangnya. Titik!!!

Jahatin aku, aku masih bisa tahan, but SPEAK NO MORE WORDS ABOUT MY SON ! Kamu akan sangat menyesali kata-kata kamu selanjutnya, seumur hidupmu, karena aku nggak akan terima dunia dan akhirat.

Waduh...jadi esmosiiii....

Itu belum termasuk dia yang suka complain tentang hal-hal kecil. Absensi kantor misalnya. Hei...aku punya perjanjian sendiri dengan bos besar. Selama masih bisa bertanggungjawab sama tugas utama, kenapa dia yang harus ribut...
Mungkin dia merasakan ketidak adilan. Aku berusaha memaklumi itu. Tapi aku bukan orang yang belum pernah kerja, yang ga tau aturan kantor.I've been work for years...

Di kantor banyak manusia, banyak pula karakter. Entah kenapa, dia sukaaaaa banget ngomongin orang lain (tentu saja kalo orangnya ga ada, kalo ada orangnya dia baiiiiik). Kadang ada yang bagus, tapi lebih sering jeleknya. Si ini suka minta oleh2, si itu (maaf) lonte, si anu otaknya segede kacang, si ini nyebelin...
Pernah pula, seorang kawan minta tolong sesuatu untuk sedikit menjaga perkawinannya. Di depan sih bilang iya. Tapi di belakang hampir semua orang sudah tau, bahwa mr X minta sang teman ini untuk mengakui sesuatu kepada istrinya.

Ada satu lagi perbuatan jahatnya yang menulisnya pun aku malu. Bukan jahat kepadaku... Tapi kepada teman yang sangat mempercayakan rahasia pribadinya, yang justru seperti biasa di'forward' ke khalayak. Kasian teman-temanku itu...

Pada saat seorang muslim dikubur, setelah 7 langkah pelayat terkahir meninggalkan kuburnya, dia akan ditanya oleh malaikat. Kalo aku, baru 2 langkah ngelewatin dia udah jadi bahan "diskusi" sama siapa saja yang ada di dekatnya.

Si teman ini pandai sekali berkata-kata. Pandai juga membawa suasana. Pintar menghibur (walaupun di belakang mentertawakan dan menyebar2kan). Keahliannya adalah menggiring opini orang banyak. Bakat yang ngga semua orang punya.

Ada ya orang seperti itu.... Jahat bukan main.... kalo sekedar curhat sih gapapa. Tapi kalo sukanya membuat orang lain tidak suka sama seseorang, apa bukan jahat namanya..... Atau...dia nggak pernah merasa kalau apa yang dilakukannya itu jelek? Wah, bego betul!

Mungkin cuma aku yang risih dengan tingkah lakunya. Aku yang terang2an nggak mau dekat dekat, kalo bukan yang sifatnya tuntutan pekerjaan. Yang lain kadang masih sangat baik. Beberapa kadang malah seperti penjilat, udah tau dan udah sadar disakiti, tapi masih mendekat-dekat. Keliatan banget tauk...nggak tulusnya... Aku nggak tau apakah itu karena mereka tak pernah tau bahwa setiap orang dari mereka pernah jadi topik utama nya. Atau juga karena takut, mengingat hubungan pribadinya yang dekat dengan orang-orang penting. Atau....they see something i dont see from her....? tapi yang mana? aku sudah mencoba berbagai cara untuk tahu dia seperti apa walaupun akhirnya sakit hati sendiri...

Enaknya diapain ya manusia begini...dijauhin kitanya yang makin jadi omongan. dideketin kita berarti ikutan jahatin orang lain (sumpah, kalo sekedar gosip kecil masih gapapa, tapi kalo diajak ngomongin belangnya orang mulu, mana tahan!)...

Teman kamu sungguh jahat... kenapa sih kamu harus begitu... aku pernah lho suka berteman dengan kamu...

Wallahualam... Semoga aku dilindungi dari jahat lidahnya, diberi kekuatan untuk tidak melakukan hal yang sama (walopun sekarang juga iya, hehehehe).

sebuah awal (dari postingan blog lain tgl 5 Agt 08)

hari ini seorang teman berulang tahun. istrinya pura-pura lupa, tapi sebenarnya menyiapkan sebuah kejutan, membawakan sebuah tart (sumpah, enak!!!), menyiapkan sebuah momen bahagia.....
co ciiiit.....

should we pick that kind of day as a time to show our love...? why cant we choose other day? hehehe.... i guess i have to try it myself, to pick an ordinary day, and make it so special for someone. it will be more surprising, touching and sweet...

so when it will be? ...mmm not today, i think.... i have a lot of things to do.

Kamis, 03 Juli 2008

Hari kedua

Ini hari keduaku jadi SEKRETARIS. Sesuatu yang aku nggak suka dan nggak bangga tentangnya. Harusnya aku punya sekretaris sendiri.... hehehe....

Aku lupa bahwa aku tak lagi berdiri sejajar dengan orang yang sekarang adalah BOSS. Jadinya ya gitu deh, aku lupa harus segera memanggil siapapun yang beliau butuhkan segera.
Aku tak juga beranjak waktu beliau membutuhkan sesuatu.
Aku selalu bertanya "Apa???" setiap kali beliau menggumamkan sesuatu, yang sepertinya sebenernya adalah sebuah perintah.

Hehehe...jadi pembantu, jadi asisten ternyata begini...

Aku nggak tau sampai kapan beliau betah dengan aku yang jauh dari kualifikasi sekretaris pada umumnya. Aku yang tak suka basa basi, aku yang slebor, aku yang acak-acakan. Terutama, aku yang lupa bahwa aku adalah ASISTENNYA!!! Bukan associatenya. Payah deh gue..... Hehehe...

Tuhan, tolong ingatkan aku, jaga aku.....

Sepertinya bapak orang baik. Semoga penilaianku nggak salah.

Kangen sama Dia. Aku sekarang ngendon di belakang, nggak lagi bisa ngeliat dia dengan leluasa deh deh. Untung makan siang masih ditemenin.

Perasaan rada nggak enak deh. Moga2 ga terjadi apa-apa....